
BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Abung Mamasa resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung periode 2025-2028, Selasa (22/4/2025).
Tepat pada pukul 11.00 WIB, Abung mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan sejumlah dokumen administratif sebagai syarat pencalonan, antara lain KTP dan Kartu Uji Kompetensi Wartawan.
Ketua Panitia Pelaksana Budi Bowo Laksono bersama tim terdiri dari Bayumi Ardinata, Septiani, Siti Khoiriyah, Agung Darma Wijaya, dan Rikman Rasyid, menerima berkas pendaftaran CEO Analisis.co.id ini.
Abung menekankan, menguatkan eksistensi IJP penting sebagai organisasi. Tak hanya aktif tapi juga mampu berkontribusi nyata bagi anggotanya, khususnya para jurnalis bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Ia membawa visi besar membangun IJP sebagai wadah profesional, independen, dan solid dalam memperjuangkan integritas, kompetensi, serta kesejahteraan jurnalis di lingkungan Pemprov.
Abung meyakini, jurnalis bekerja pada sektor pemerintahan butuh ruang lebih kuat dalam menjunjung etika profesi, menjaga marwah jurnalistik.
Selain itu, tandas ia, juga memiliki dukungan organisasi berpihak kepada meningkatkan kapasitas dan melindungi profesi.
Abung juga menyampaikan lima misi strategis yang menjadi landasan gerakannya ke depan, jika terpilih memimpin IJP Lampung.
Usung Lima Visi
Lima visi ini, yakni meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggota melalui berbagai program pelatihan, seminar, menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan, pers, dan organisasi jurnalis lainnya.
“Saya juga ingin menjaga independensi dan etika jurnalistik, terutama meliput isu-isu berkaitan pemerintahan daerah. Ini agar menyampaikan informasi tetap objektif, akurat, dan bertanggungjawab,” ujarnya.
Lalu, lanjut ia, menguatkan solidaritas dan kekompakan antaranggota IJP dengan menginisiasi kegiatan internal produktif, kolaboratif, dan mempererat hubungan antarsesama jurnalis di lingkup Pemprov Lampung.
“Saya juga siap memperjuangkan hak dan sejahtera jurnalis, baik personal maupun kolektif, melalui advokasi isu-isu ketenagakerjaan, perlindungan hukum, dan dialog konstruktif dengan para pihak terkait,” kata Pemred Harian Kandidat ini.
IJP ke depan, lanjut ia, juga harus menjadi mitra strategis Pemprov Lampung menginformasikan ke publik dengan transparan, edukatif, dan membangun, tanpa menghilangkan daya kritis jurnalis terhadap kebijakan pemerintah maupun kinerja Organisasi Perangkat Daerah.
Penyambung Lidah
Ia menegaskan, sinergi dengan pemprov bukan berarti hilang fungsi kontrol sosial. Justru, tandas ia, jurnalis harus tetap menjadi penyambung lidah publik, menyampaikan kebenaran, dan menghadirkan informasi jernih.
“Tapi kita juga harus mampu berdialog dan membangun hubungan kerja sehat dengan pemerintah,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada aspek teknis dan struktural organisasi, Abung juga menyuarakan penting regenerasi dalam tubuh IJP.
Menurutnya, IJP harus menjadi ruang terbuka jurnalis muda untuk tumbuh dan belajar.
“Saya berharap organisasi ini mampu menghadirkan suasana inklusif dan merangkul beragam latar belakang media,” pungkasnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Bowo Laksono mengatakan, pendaftaran masih buka untuk kandidat lain hingga batas waktu yang telah ditentukan.
“Proses pemilihan Ketua IJP Lampung selama tiga hari, sejak 22-25 April 2025 dengan sejumlah tahapan verifikasi dan menyampaikan visi misi,” ujar Bowo. (*)